Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mengembangkan modeling budi daya rumput laut di Kepulauan Karimunjawa, Jepara, dengan pendekatan ramah lingkungan. Upaya ini bertujuan untuk menghidupkan kembali komoditas rumput laut sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir yang sempat menurun sejak 2009. KKP menerapkan standar teknis yang mengutamakan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, termasuk mengganti bahan pencemar seperti botol plastik dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.
Modeling budi daya ini mencakup pengawasan berkala oleh Balai Besar Perikanan Budi Daya Air Payau (BBPBAP) Jepara dan Dinas Perikanan setempat. Hasil pemantauan menunjukkan pertumbuhan rumput laut dalam kondisi baik, meski ada tantangan seperti serangan lumut akibat perubahan cuaca. Untuk mengatasi masalah ini, KKP telah mendistribusikan 5.400 kilogram bibit berkualitas kepada kelompok pembudi daya.
Pengembangan budi daya rumput laut ini mencakup area seluas 50 hektare, dengan 5 hektare untuk kebun bibit dan 45 hektare untuk pembesaran. Camat Karimunjawa melaporkan bahwa para pembudidaya tidak mengalami kerugian secara keseluruhan, berkat pendampingan dan bantuan bibit yang diterima.
Komentar 0