Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong kelompok tani untuk memanfaatkan lahan terbatas di perkotaan dengan pertanian terpadu menggunakan galon bekas sebagai media tanam. Wali Kota Hasto Wardoyo menyatakan bahwa metode ini memungkinkan hasil panen padi yang lebih maksimal dibandingkan dengan sawah biasa, dengan potensi hasil mencapai sembilan ton per hektare. Selain padi, kelompok tani juga membudidayakan sayuran dan ikan lele, yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.
Pemkot berharap kegiatan ini melibatkan lebih banyak masyarakat, termasuk ibu rumah tangga, untuk mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan hasil pertanian lokal.
Komentar 0