Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku berupaya meningkatkan kualitas dan sertifikasi produk perikanan daerah agar dapat bersaing di pasar global. Kepala BKHIT, Willy Indra Yunan, menyatakan bahwa potensi perikanan Maluku sangat besar dan perlu didorong untuk meningkatkan nilai ekspor, yang diperkirakan mencapai Rp885,64 miliar pada 2025. Hingga Agustus 2026, nilai ekspor telah mencapai Rp881,59 miliar, tumbuh 5,7 persen dari tahun sebelumnya.
BKHIT juga berfungsi sebagai otoritas kompeten dalam sertifikasi dan pengawasan untuk memastikan produk memenuhi standar internasional. Selain itu, Badan Karantina Indonesia mendukung produk unggulan daerah agar dapat bersaing secara global melalui perlindungan sumber daya hayati dan fasilitasi perdagangan.
Komentar 0