Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menginformasikan bahwa tim dari Badan Geologi telah ditugaskan untuk menganalisis fenomena blue fire yang terlihat di Gunung Papandayan. Fenomena ini terdeteksi pada 23 September 2026 dengan nyala berwarna biru-ungu yang menyebar di beberapa titik. Namun, pada 24 September, nyala tersebut mulai terlihat lebih sedikit dan berwarna biru-putih, yang diduga terkait dengan pembakaran belerang di area solfatara.
Meskipun fenomena ini menarik perhatian, status Gunung Papandayan tetap level 1 atau normal. BPBD Garut mengingatkan masyarakat dan pengunjung untuk tidak mendekati area blue fire dalam radius 500 meter karena potensi bahaya gas beracun. Selain itu, bau belerang yang kuat di sekitar kawah merupakan hal yang biasa pada kondisi kawah aktif. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi atau pemerintah daerah.
Komentar 0