PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) melaporkan bahwa hampir 80% dari total kredit yang disalurkan telah dicairkan, meskipun jumlah kredit nganggur di industri perbankan meningkat. Direktur Wholesale Banking KB Bank, Widodo Suryadi, menyatakan bahwa mereka tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa pada Juli 2026, total kredit nganggur mencapai Rp2.548 triliun, meningkat 7,80% dibandingkan tahun sebelumnya. KB Bank berfokus pada bisnis wholesale banking dan mencatat pertumbuhan kredit baru di segmen ini mencapai 13% hingga Juni 2026, dengan harapan mencapai 15% pada akhir tahun. Strategi mereka adalah mendekatkan ekosistem nasabah melalui layanan transaction banking yang komprehensif.
Komentar 0