Sentimen eksternal menjadi penyebab utama pelemahan pasar modal Indonesia, dengan IHSG yang turun ke level 6.200-an dan nilai Rupiah yang menembus Rp 17.900 per Dolar AS. Menurut FX Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra, arus keluar investasi asing yang meningkat dipicu oleh kenaikan signifikan US Treasury yang berdampak pada penguatan indeks dolar. Dalam analisisnya, Elvan juga membahas bagaimana sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dapat mempengaruhi sentimen pasar di Indonesia.
Video: US Treasury Melonjak, Rupiah Melemah ke Rp 17.900 per USD
Baca artikel lengkap di sumber ↗
β¨ Ringkasan senci AI
Komentar 0