Pemerintah Indonesia memperkuat pemantauan terhadap stok dan distribusi jagung pakan ternak untuk memastikan ketersediaan bahan baku pakan serta mendukung usaha peternak. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyatakan bahwa pemantauan ini melibatkan beberapa instansi, termasuk Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, untuk memverifikasi kondisi stok dari sentra produksi hingga pengguna akhir. Fokus utama adalah pada rantai pasok di wilayah sentra produksi dan industri pakan, dengan tujuan menjaga stabilitas harga jagung dan memastikan distribusi berjalan lancar.
Pemerintah juga menekankan pentingnya keseimbangan harga bagi petani dan peternak agar keduanya dapat terus berproduksi secara berkelanjutan.
Komentar 0