Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan masyarakat mengenai bahaya self-diagnose dan pembelian obat tanpa konsultasi. Wakil Kepala Dinkes DKI, Safitri Handayana, menyatakan bahwa kebiasaan ini berisiko bagi kesehatan, terutama dengan meningkatnya kasus cuci darah pada pasien muda, bahkan di usia 20 tahun. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, seperti 192 rumah sakit dan 336 puskesmas di Jakarta, daripada membeli obat secara sembarangan.
Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan tidak mengabaikan kesehatan mereka.
Komentar 0