Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, menegaskan bahwa kawasan Asia Tenggara tetap damai dan stabil meskipun hubungan dengan China terus berkembang selama 35 tahun. Dalam peringatan 5 tahun Kemitraan Strategis Komprehensif China-ASEAN, Kao menyatakan tingginya kunjungan wisatawan China ke ASEAN, yang diperkirakan mencapai 21,8 juta pada 2025, menunjukkan kepercayaan antara kedua pihak. Hubungan ekonomi juga terus meningkat, dengan perdagangan diprediksi melampaui 1 triliun dolar AS pada 2025.
Kao menekankan pentingnya memperluas kerja sama melalui Rencana Aksi ASEAN-China 2026-2030 dan meningkatkan interaksi generasi muda, dengan sekitar 100.000 pelajar ASEAN belajar di China.
Komentar 0