Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa 22 kepala keluarga (KK) penyintas bencana angin kencang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sedang dalam pendampingan dari petugas. Peristiwa angin kencang terjadi pada Kamis (24/9) sore, mengakibatkan kerusakan pada 22 rumah, dengan rincian empat rumah rusak berat, empat rusak sedang, dan 14 rusak ringan. Dua KK terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
BNPB memastikan petugas bersama TNI, Polri, dan warga setempat melakukan pembersihan puing serta distribusi bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Komentar 0