Buruh tani di Jepang dan Australia menawarkan pendapatan menarik, tergantung pada sistem pembayaran dan pengalaman. Di Jepang, buruh tani dapat memperoleh sekitar Β₯1.000 per jam (Rp113.382). Sementara itu, di Australia, pekerja pemetik buah dapat menerima upah minimum antara AUD30,35 hingga AUD31,19 (Rp381.000 hingga Rp392.000) per jam.
Selain itu, sistem pembayaran berdasarkan hasil panen memungkinkan pekerja berpengalaman meraih pendapatan antara AUD30 hingga AUD50 (Rp377.000 hingga Rp629.541) per jam, tergantung pada jenis buah dan lokasi kerja. Kecepatan dan jumlah hasil panen yang dikumpulkan sangat mempengaruhi pendapatan, dengan pekerja dianggap kompeten setelah 76 jam pengalaman.
Komentar 0