Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendorong kerjasama dengan CITIC Group untuk memperkuat sektor mineral strategis Indonesia. CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa diskusi ini mencakup tiga fondasi utama: capital, resources, dan infrastructure. Fokus utama adalah kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya mineral melalui CITIC Resources, MIND ID, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
Selain itu, Danantara juga menjajaki peluang di pasar modal dan infrastruktur, termasuk proyek Giant Sea Wall Pantura. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Komentar 0