Masuk

Investor Cermati Yield Obligasi AS, Bursa Asia Dibuka Beragam

Bursa saham Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan variatif pada Jumat (25/9/2026), dengan investor memperhatikan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Indeks saham Jepang mengalami penguatan, sedangkan Australia mengalami penurunan. Yield Treasury AS tenor 10 tahun mencapai 5,225%, tertinggi sejak 2007, dipicu oleh komentar hawkish dari Gubernur Federal Reserve dan harga energi yang tinggi akibat perang Iran.

Prospek kenaikan suku bunga The Fed juga menjadi perhatian pasar, berpotensi meningkatkan biaya pinjaman bagi konsumen. Suku bunga hipotek di AS naik menjadi 7,45%, yang dapat membebani belanja rumah tangga. Di Wall Street, Dow Jones mengalami penurunan, sementara S&P 500 dan Nasdaq mencatatkan kenaikan.

Investor akan memantau data ekonomi AS yang dapat memengaruhi kebijakan moneter The Fed.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar