X-59, pesawat eksperimental NASA, dirancang untuk mengatasi masalah ledakan sonik yang menghambat penerbangan supersonik di atas daratan. Dengan hidung yang panjang, pesawat ini bertujuan untuk meratakan gelombang kejut menjadi suara yang lebih dapat diterima. Meski ada perkembangan pesawat tanpa awak, para ahli menekankan pentingnya pilot dalam pengujian penerbangan.
Proyek ini merupakan bagian dari warisan panjang pesawat X yang dimulai sejak 1947, dan diharapkan dapat memberikan pemahaman baru tentang penerbangan supersonik yang lebih ramah lingkungan.
Komentar 0