Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa efektivitas dan efisiensi menjadi landasan utama dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Perubahan APBD 2026. Ia menyatakan bahwa penyesuaian anggaran harus sejalan dengan kemampuan keuangan daerah dan memastikan prioritas pembangunan tetap terjaga.
Sutjidra menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran memaksa pemerintah daerah untuk menentukan skala prioritas, sehingga tidak semua kebutuhan pembangunan dapat ditangani bersamaan. Fokus utama akan diberikan pada infrastruktur, termasuk ruas jalan di perdesaan dan jembatan yang memerlukan penanganan, serta infrastruktur pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan efisiensi terhadap belanja operasional yang tidak bersifat wajib, seperti perjalanan dinas dan konsumsi di organisasi perangkat daerah. Rencana pembangunan untuk tahun anggaran 2027 akan disusun dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, termasuk penataan kawasan pelabuhan dan pembangunan RSUD Buleleng yang direncanakan menggunakan skema pinjaman daerah.
Komentar 0