Indonesia menekankan pentingnya menjaga perdamaian di Jalur Gaza bersamaan dengan pemulihan kehidupan masyarakat setempat. Dalam pertemuan di Sidang Majelis Umum PBB, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyatakan bahwa warga Gaza tidak boleh menunggu lama untuk pemulihan. Ia menegaskan bahwa perdamaian harus berarti lebih dari sekadar tidak adanya kekerasan; masyarakat Gaza harus dapat membangun kehidupan yang layak dan bermartabat.
Indonesia menilai penghentian kekerasan dan akses bantuan kemanusiaan sebagai prioritas utama, diiringi dengan pemulihan layanan dasar dan infrastruktur. Sugiono juga menekankan bahwa proses pemulihan harus dipimpin oleh rakyat Palestina, dengan dukungan internasional yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas mereka.
Komentar 0