Allianz Global Investors (AllianzGI) Indonesia menilai bahwa pasar obligasi Indonesia tetap stabil meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS mencapai 5 persen. Diperkirakan, imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia akan meningkat moderat menjadi sekitar 7,18 persen setelah kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada September 2026. Stabilitas ini didukung oleh cadangan devisa yang meningkat, pergerakan rupiah yang stabil, dan RAPBN 2027 yang konservatif.
Namun, investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap risiko yang dapat mempengaruhi pasar obligasi, termasuk potensi kenaikan suku bunga dan harga minyak. Meskipun ada tantangan, obligasi pemerintah Indonesia masih menawarkan imbal hasil riil yang menarik dibandingkan negara emerging market lain.
Komentar 0