Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) meminta Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, untuk mempercepat pendataan kerusakan akibat banjir bandang. Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya akurasi data untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Data yang tepat diperlukan untuk menentukan bantuan yang sesuai, termasuk perbaikan rumah yang rusak.
Pemerintah daerah diharapkan segera menyiapkan lahan untuk hunian komunal jika diperlukan, serta melakukan kajian ilmiah untuk menentukan lokasi yang aman bagi relokasi. Selain itu, Kemenko PMK juga meminta antisipasi terhadap potensi bencana susulan dengan penyisiran wilayah terdampak dan memastikan aliran sungai tidak terhalang material yang dapat memperbesar risiko bencana.
Komentar 0