Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) bertujuan untuk membangun karakter peserta didik, bukan untuk menciptakan prajurit. KKRI diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bela negara tanpa menekankan pada aspek militerisme. Peluncuran KKRI sebagai kegiatan ekstrakurikuler pilihan di tingkat pendidikan menengah merupakan kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan Kemendikdasmen.
Selain itu, KKRI bersifat sukarela dan melibatkan TNI dalam pelaksanaannya. Metode pembelajaran yang digunakan adalah kombinasi luring dan daring, dengan fokus pada penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
Komentar 0