Polres Mukomuko, Bengkulu, meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan identitas atau penyebab kematian jasad laki-laki yang ditemukan di pesisir pantai Desa Rawa Bangun. Imbauan ini menyusul adanya informasi yang mengaitkan jenazah tersebut dengan rombongan jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau. Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan kronologi kematian korban.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan. Saat ini, jenazah berada di RSUD Mukomuko untuk pemeriksaan medis dan visum, yang akan membantu proses identifikasi dan penyelidikan.
Komentar 0