Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengalihkan fokus dari kajian akademis menjadi pengembangan wirausaha muda untuk meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan syariah. Ketua Harian MES, Ferry Juliantono, menyatakan bahwa saat ini tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia mencapai 43 persen, namun inklusinya hanya 13,24 persen, menunjukkan adanya kesenjangan. MES akan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan pendampingan dan akses pembiayaan bagi wirausaha muda.
Ferry menekankan pentingnya pergeseran dari masyarakat konsumen menjadi produsen, dengan dukungan program pemagangan dari praktisi senior.
Komentar 0