Serangan udara oleh Pakistan menghantam kota Kandahar, Afghanistan, yang menjadi markas pemimpin Taliban, pada Rabu (24/9/2026). Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, mengonfirmasi serangan tersebut, menuduh Afghanistan membiarkan wilayahnya menjadi tempat perlindungan teroris. Serangan ini terjadi setelah insiden pengeboman mematikan di perbatasan yang mengakibatkan tewasnya tiga warga sipil.
Meski gencatan senjata telah disepakati pada Maret, upaya mediasi untuk mencapai perdamaian antara kedua negara gagal. Pakistan menuntut Afghanistan untuk mengekang kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sementara pejabat Afghanistan membantah tuduhan tersebut dan menyalahkan Pakistan atas ketidakstabilan.
Komentar 0