Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa meskipun terjadi peningkatan kasus influenza, situasi masih terkendali dengan risiko rendah hingga minggu ke-36 tahun 2026. Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, menegaskan bahwa tren ini sesuai dengan pola musiman influenza, dengan Flu A (H1N1pdm09) sebagai subtype dominan. Kemenkes terus memantau perkembangan kasus dan karakteristik virus melalui surveilans.
Widyawati mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker jika mengalami gejala influenza. Jika gejala memburuk, masyarakat disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter.
Komentar 0