Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban banjir bandang yang terjadi di Solok, Sumatera Barat, pada Kamis. Pencarian difokuskan di belakang Kantor Bupati Solok dan menyusuri daerah terdampak hingga Jalan Pintu Angin. Tim SAR, yang terdiri dari berbagai instansi seperti Brimob Polda Sumbar dan TNI, berusaha menemukan satu orang yang masih hilang setelah sebelumnya satu korban ditemukan meninggal dunia.
Banjir bandang terjadi pada Senin malam dan menyebabkan kerusakan pada 11 kantor dinas pemerintah. Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari.
Komentar 0