Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan dampak pengelolaan zakat. Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, menyatakan bahwa potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun perlu dioptimalkan melalui penghimpunan dan penyaluran yang lebih efektif. Baznas mengusung tiga arah strategis: perluasan basis muzaki, penguatan transparansi, dan pembangunan sinergi berkelanjutan.
Kolaborasi dengan pemerintah, lembaga amil zakat, dunia usaha, dan akademisi diharapkan dapat memperkuat program dan dampak zakat dalam pengentasan kemiskinan. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur, menekankan perlunya pergeseran paradigma dari sekadar mengejar target penghimpunan menuju pemberdayaan mustahik agar lebih mandiri.
Komentar 0