Peningkatan kapasitas pelabuhan peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan ekosistem logistik darat. Peneliti UGM, Kuncoro Harto Widodo, menekankan pentingnya integrasi data dan pengembangan moda transportasi alternatif seperti kereta api. Sementara itu, Ketua DPC INSA Semarang, Hari Ratmoko, menyatakan bahwa produktivitas terminal harus sejalan dengan kesiapan fasilitas penyangga, seperti depo kontainer.
Di Merauke, kebutuhan akan depo kontainer di luar pelabuhan menjadi mendesak untuk mengurangi biaya logistik dan risiko terhadap komoditas. Revitalisasi lapangan penumpukan di TPK Merauke dan pengembangan depo eksternal diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan dan kelancaran distribusi.
Komentar 0