Badan Geologi mengumumkan kemunculan dua pulau baru di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi yang berlangsung selama 25 jam. Lokasi pulau baru tersebut terpantau di sebelah barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau, diduga sebagai hasil endapan erupsi. Selain itu, daratan baru seluas 32,8 hektare juga muncul di kawasan tersebut, yang berada di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
Penambahan luas daratan ini hampir setara dengan kompleks Candi Prambanan yang memiliki luas 39,8 hektare. Evaluasi dilakukan menggunakan citra satelit Sentinel, menunjukkan adanya pengendapan material piroklastik dan aliran lava akibat erupsi yang terjadi pada 4-6 September 2026.
Komentar 0