Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS, dipicu oleh lonjakan harga minyak setelah Iran meragukan kemajuan perundingan perdamaian dengan AS. Pada pembukaan perdagangan Kamis, nilai tukar rupiah melemah 46 poin menjadi Rp17.864 per dolar AS. Harga minyak West Texas Intermediate dan Brent juga mengalami kenaikan signifikan, masing-masing mencapai 92,16 dolar AS dan 103,08 dolar AS per barel.
Selain itu, penguatan dolar AS diperkirakan akan berlanjut seiring ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Diprediksi, rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.950 per dolar AS.
Komentar 0