Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, membatasi aktivitas wisatawan di Gunung Api Ile Lewotolok akibat peningkatan aktivitas vulkanik. Kegiatan adat dan budaya, termasuk Pesta Kacang, ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pembatasan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya erupsi dan gas beracun.
Aktivitas pendakian dan berkemah dilarang dalam radius dua hingga tiga kilometer dari puncak kawah. Pengelola wisata diminta menutup jalur pendakian dan memasang papan larangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.
Komentar 0