Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa program rekening gratis bagi masyarakat belum akan dimulai pada tahun 2026. Tahun ini akan digunakan untuk menyusun skema program agar rekening yang dibuka tetap aktif. Program ini ditujukan bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas dengan anggaran sekitar Rp3,8 triliun untuk saldo awal Rp50.000.
Pemerintah juga tengah mempersiapkan mekanisme pembuatan rekening massal di Bank Rakyat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan inklusi keuangan. Pendekatan yang dipertimbangkan melibatkan sinkronisasi data kependudukan dengan sistem Bank Indonesia.
Komentar 0