Sebuah daratan baru seluas 30,3 hektare telah muncul di dekat Gunung Anak Krakatau, terletak antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung di Selat Sunda. Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, mengonfirmasi bahwa daratan ini merupakan hasil dari letusan gunung yang mengeluarkan material vulkanik. Proses pembentukan daratan ini terjadi secara bertahap, dengan material erupsi yang terakumulasi di area tersebut.
Meskipun munculnya daratan ini menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya gunung api baru, Suwarno menekankan bahwa perubahan ini tidak serta-merta menunjukkan hal tersebut, karena pergerakan magma di bawah permukaan bumi memiliki jalur yang kompleks dan tidak dapat diprediksi hanya dari perubahan yang terlihat di permukaan.
Komentar 0