Hakim konstitusi Saldi Isra menegur tim Denny Indrayana karena tertawa berlebihan di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) saat sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024. Teguran tersebut disampaikan pada Rabu (23/9/2026) setelah pihak terkait menyampaikan jawaban atas gugatan. Saldi meminta Denny untuk mengingatkan stafnya agar tidak mengulanginya, jika tidak akan diminta keluar dari ruang sidang.
Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo, di mana hakim Arsul Sani meminta penjelasan lebih lanjut dari KPU mengenai dokumen persyaratan bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden. Tim Denny Indrayana merespons dengan tertawa saat Arsul meminta klarifikasi tentang verifikasi dokumen yang dilakukan oleh KPU. Arsul menekankan pentingnya kejelasan mengenai dokumen yang diverifikasi untuk memastikan kelayakan calon.
Arsul menutup catatannya dengan mengutip ayat dari Surat Ali 'Imran, menekankan bahwa kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran penting untuk demokrasi di masa depan.
Komentar 0