Raja Yordania Abdullah II menyebut Israel sebagai "ancaman regional" dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-81, menyoroti isu Palestina sebagai fokus utama. Ia mengkritik komunitas internasional yang lebih memilih untuk "mengelola" konflik Palestina-Israel ketimbang menyelesaikannya, serta menekankan pentingnya akuntabilitas terhadap pelanggaran hukum internasional. Abdullah juga mengingatkan bahwa kondisi di Tepi Barat semakin berbahaya dengan meningkatnya serangan pemukim terhadap warga Palestina.
Ia mendesak dunia untuk melihat Gaza dan Tepi Barat sebagai bagian dari satu kesatuan bangsa Palestina dan mengingatkan kembali Inisiatif Perdamaian Arab 2002 sebagai jalan menuju perdamaian yang belum diterima oleh pemerintah Israel.
Komentar 0