Masuk

Waspada fenomena "mendadak atlet", dokter ingatkan risiko henti jantung

Dokter Rizky Aulia Fanani mengingatkan masyarakat, terutama kalangan usia produktif, untuk waspada terhadap fenomena "mendadak atlet". Meningkatnya tren olahraga intensitas tinggi tanpa pemeriksaan kesehatan dapat memicu henti jantung mendadak. Banyak individu yang terjun ke olahraga berat tanpa memahami batas kemampuan fisik mereka, berpotensi mengalami masalah kesehatan serius seperti henti jantung, terutama jika memiliki faktor risiko tersembunyi.

Untuk meningkatkan kesadaran, Perki dan Yayasan Jantung Indonesia akan menggelar ajang World Heart Day Run 2026 di Jakarta, diiringi pelatihan resusitasi jantung paru bagi masyarakat.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar