Rencana pemerintah untuk mengembangkan bensin berbahan baku batu bara dinilai mungkin dilakukan, namun tantangan utama terletak pada biaya investasi dan operasional yang tinggi. Ketua Umum Perhapi, Sudirman Widhy, menyatakan bahwa meskipun teknologi untuk mengubah batu bara menjadi bensin sudah tersedia, seperti yang diterapkan di Afrika Selatan, masalah keekonomian menjadi penghalang. Contoh nyata adalah mundurnya perusahaan Air Products dari proyek pengolahan batu bara menjadi DME karena alasan serupa.
Untuk memulai, Sudirman menyarankan agar pemerintah melibatkan BPI Danantara dan BUMN terkait dalam proyek ini.
Komentar 0