Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 22 September 2026 tercatat Rp17.855, mengalami pelemahan 0,78% dibanding akhir Agustus. Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa ketidakpastian global, terutama terkait ketegangan di Timur Tengah, mempengaruhi nilai tukar. Meskipun demikian, BI optimis bahwa rupiah akan bergerak stabil ke depan, didukung oleh komitmen BI dan prospek ekonomi yang baik.
BI juga berencana memperkuat strategi moneter untuk menjaga stabilitas rupiah.
Komentar 0