Presiden AS Donald Trump menolak anggapan bahwa dunia dalam bahaya akibat perkembangan teknologi AI yang canggih. Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, ia menegaskan tidak akan ada peraturan baru untuk memperketat AI, meskipun pemerintah akan tetap mengawasi melalui Departemen Kehakiman. Trump menyebut kekhawatiran tentang AI sebagai hoaks dan tidak ingin menghambat pertumbuhan teknologi yang dianggapnya lebih besar dari Revolusi Industri.
Sementara itu, kekhawatiran mengenai risiko AI terus disuarakan, termasuk oleh peneliti Jacob Coxon yang baru saja meninggalkan raksasa AI Anthropic, yang percaya bahwa AI bisa memusnahkan umat manusia. Meskipun senator AS merancang regulasi untuk mengatasi permasalahan ini, peluang untuk disahkan masih kecil karena Trump yakin instrumen hukum yang ada sudah cukup.
Komentar 0