Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali mengumumkan bahwa sektor pariwisata di Bali akan beralih dari kuantitas ke kualitas untuk memberikan manfaat lebih bagi masyarakat lokal. Ketua PHRI Bali, Cok Ace, menyatakan bahwa industri pariwisata harus menggeser fokus dari jumlah kunjungan dan hunian hotel ke nilai dan kontribusi yang dihasilkan bagi ekonomi lokal. Dalam konferensi internasional di Politeknik Negeri Bali, ia menekankan pentingnya menghormati budaya dan lingkungan dalam pengembangan pariwisata.
Dewa Made Cipta Santosa, Direktur Politeknik Negeri Bali, juga mendukung transformasi ini dan mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi agar tetap kompetitif. Konferensi ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari berbagai negara, bertujuan untuk menjadikan pariwisata Bali sebagai pendorong kemakmuran jangka panjang yang berkelanjutan.
Komentar 0