Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan 174.694 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 18 Agustus hingga 21 September 2026. Dari jumlah tersebut, 40.363 kasus dialami oleh balita. Saat ini, terdapat 4.533 kasus ISPA yang masih aktif.
Kemenkes mengambil langkah-langkah untuk menangani dampak kesehatan, termasuk memberikan edukasi, memperkuat posko kesehatan, dan mengirimkan logistik kesehatan seperti konsentrator oksigen dan masker. Selain itu, Kemenkes merekomendasikan penerapan pembelajaran jarak jauh untuk mengurangi paparan asap terhadap anak-anak. Kemenkes terus memantau kualitas udara dan kesiapan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.
Komentar 0