Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menekankan pentingnya kepatuhan Roblox terhadap aturan perlindungan anak di Indonesia saat berdiskusi dengan CEO Roblox David Baszucki di Silicon Valley. Hafid menyatakan harapannya agar Roblox memahami dan menerapkan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak dalam Sistem Elektronik.
Ia mengapresiasi upaya Roblox dalam memperkuat perlindungan pengguna muda, namun menekankan perlunya langkah verifikasi usia yang lebih ketat untuk pengguna di bawah 16 tahun. Hafid juga meminta agar Roblox mencegah interaksi anak dengan orang asing dan memberikan laporan transparan terkait kepatuhan terhadap PP TUNAS. Baszucki menyatakan komitmennya untuk melindungi pengguna muda dan siap mematuhi regulasi Indonesia.
Komentar 0