Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menekankan pentingnya keterbukaan informasi di daerah untuk menarik investasi. Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa informasi investasi harus disampaikan secara jelas dan mudah diakses untuk mengurangi asimetri informasi dan meningkatkan kepercayaan investor. Informasi yang diperlukan mencakup perizinan, potensi ekonomi, infrastruktur, dan keberadaan UMKM.
Dalam situasi ketidakpastian global, transparansi informasi menjadi semakin vital. Pemerintah juga berupaya memperkuat sistem perizinan dan menyelesaikan hambatan investasi melalui Satgas Debottlenecking.
Komentar 0