Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan insentif bagi industri tekstil, termasuk keringanan PPN dan tax holiday. Hal ini disampaikan setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Insentif tersebut bertujuan untuk mendukung penggunaan tenaga kerja PKWT dan memperbaiki daya saing produk tekstil.
CEO Badan Penerima Investasi Danantara, Rosan Roeslani, menambahkan bahwa sektor perbankan akan diarahkan untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan tekstil, terutama untuk perbaikan mesin. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan daerah khusus untuk pengembangan industri tekstil dari hulu ke hilir.
Komentar 0