Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan pengadaan sistem peringatan dini (EWS) untuk mengantisipasi banjir akibat luapan sungai. Kepala Pelaksana BPBD, Budi Wartono, menjelaskan pentingnya EWS untuk mendeteksi kenaikan debit air secara cepat, terutama di musim hujan. Kota Mataram dilintasi tiga sungai besar yang berpotensi meluap dan menyebabkan banjir ke rumah penduduk.
EWS ini diharapkan dapat memberikan waktu evakuasi bagi warga sebelum banjir terjadi. BPBD juga memulai penyusunan kerangka konsep EWS di kawasan Sandubaya dan berharap pengadaan ini dapat dianggarkan melalui APBD Kota Mataram.
Komentar 0