Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana mengembangkan ruang antariksa untuk kedaulatan dan potensi ekonomi, dimulai dengan pembentukan Direktorat Antariksa pada 2025. Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana, menekankan pentingnya pengaturan ruang angkasa yang saat ini belum ada, mengingat banyaknya satelit yang beroperasi. Selain itu, lokasi Indonesia di Khatulistiwa memberikan keuntungan dalam peluncuran satelit.
Meskipun terdapat tantangan anggaran, pengembangan antariksa diharapkan menjadi salah satu megatren dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional 2025-2045, dengan proyeksi nilai ekonomi antariksa mencapai US$ 1 triliun pada 2040.
Komentar 0