International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia menilai disrupsi kecerdasan buatan (AI) semakin memperkuat peran komunikator dalam menjaga kredibilitas informasi dan membangun kepercayaan publik. Presiden IABC Indonesia, Elvera N Makki, menyatakan bahwa tantangan saat ini bukan hanya mendapatkan informasi, tetapi menentukan mana yang benar di tengah banyaknya informasi yang ada. Dalam konferensi IABC Indonesia, ia menekankan pentingnya pergeseran ukuran keberhasilan komunikasi dari sekadar penyebaran pesan menjadi dampak yang dihasilkan terhadap pemahaman dan kepercayaan publik.
Selain itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, menyoroti peluang Indonesia dalam pengembangan AI melalui penguatan infrastruktur dan kebijakan.
Komentar 0