Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengumumkan bahwa 100 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) akan mengikuti uji coba program penyediaan teknologi informasi (IT) pada tahun 2027. Proses penyediaan IT ini sudah berjalan dengan desain sistem utama yang telah selesai. LPS telah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempersiapkan pelaksanaan program ini.
Program ini diinisiasi pada 2025 dengan anggaran sekitar Rp150 miliar dan bertujuan untuk meningkatkan layanan perbankan serta mengurangi risiko terkait teknologi informasi. Peraturan OJK terkait penyelenggaraan teknologi informasi bagi BPR juga akan diperbarui untuk mendukung program ini.
Komentar 0