Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengoptimalkan teknologi industri 4.0 untuk mendukung pencegahan dan penanganan bencana. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan pentingnya kesadaran akan manfaat penggunaan teknologi digital. Kemenperin menjadikan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) sebagai pusat kolaborasi dengan 65 mitra, termasuk startup yang mengembangkan teknologi penanggulangan bencana.
Dua startup, TechnoGIS dan BATARI Energy, akan berpartisipasi dalam Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 untuk memperkenalkan inovasi mereka. Kemenperin juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan terkait mitigasi bencana.
Komentar 0