Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur Indonesia untuk mendukung Koridor Kalimantan ACTS yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2027. Dalam pertemuan ke-40 Dewan AFTA di Manila, Roro menyatakan bahwa infrastruktur yang memadai, serta kesiapan hukum dan prosedural, adalah kunci untuk kelancaran pelaksanaan sistem ini. Pertemuan tersebut juga membahas rencana aksi Strategic Action Plan Trade in Goods (TIG-SAP) 2026-2030 dan mendukung deklarasi untuk mempercepat implementasi Upgraded ATIGA, yang bertujuan memfasilitasi perdagangan intra-ASEAN.
Wamendag: RI perkuat infrastruktur sambut Koridor Kalimantan ACTS 2027
Baca artikel lengkap di sumber ↗
β¨ Ringkasan senci AI
Komentar 0