Self-reward atau pengapresiasian diri menjadi tren di kalangan generasi muda untuk mengatasi tekanan aktivitas harian. Namun, batas antara self-reward dan pemborosan sering kali kabur, terutama saat pembelian kecil yang sering dilakukan dapat mengganggu stabilitas finansial. Untuk menjaga keseimbangan, penting untuk menerapkan kebiasaan finansial yang sehat dan membedakan antara penghargaan yang substansial dan godaan konsumtif.
Dengan cara ini, kesehatan mental dapat terjaga tanpa mengorbankan kestabilan ekonomi jangka panjang.
Komentar 0