Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Ir Diana Chalil MSi Phd, mengusulkan model korporasi bagi petani kelapa sawit sebagai solusi terhadap fragmentasi lahan yang semakin meningkat. Dengan 61,3 persen rumah tangga pertanian mengelola lahan kurang dari 0,5 hektare, korporatisasi diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar petani dan akses pasar global. Prof Diana menekankan enam pilar utama dalam korporatisasi, termasuk penerapan manajemen tunggal dan adopsi teknologi modern.
Ia juga menyarankan kemitraan strategis dengan perusahaan perkebunan untuk memperkuat kapasitas petani, yang mencakup edukasi kelembagaan dan akses finansial yang lebih baik.
Komentar 0